Sabtu, 25 April 2009

"bersahabat dengan diri sendiri"

kalu saja judul yg di atas itu mudah sudah seperti ada nahkodanya hidup ini.terkedang dengan diri sendiri aja kita ga singkron,masih nebak-nebak,atau bahkan kita aja ga tau mau bawa kemana diri kita sendiri.secara singkat mungkin kita tau diri kita sendiri,seperti kita tau mata kita ada dua,hidung kita ada satu,mulut kita ada satu,dan lain lagi.tapi pengetahuan kita terhadap diri sendiri sebenernya ga harus berhenti sampe situ.kita harusnya tau sedetik kedepan harus apa,bagaimana apa lagi selanjutnya.hidup bukan untuk menghitung mundur,tapi untung menghitung atau memperhitungkan agar dapat maju dan berhasil.kalu kita bisa menerti apa mau diri kita,mungkin bisa jadikan diri kita sebagai sahabat.atau setidaknya akan lebih nyaman.karena pada dasarnya kita itu ada untuk sendiri,jadi tak akan ada yang dapat di jadikan sahabat yang kekal selain diri kita sendiri.jadi buat apa kita mencari-cari orang yang bikin kita aman,,karena itu terlalu jauh dan terlalu sulit buat kita untuk menyamakan pikiran dan rasa kita,,mungkin hanya separuh atau seperempat atau mungkin tidak ada yang sama dalam kesamaan.yang ada hanya pemaksaaan dan pengertian terhadap sesama,dan kekekalan itu tetap tidak ada.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar